Bisakah Air Tajin Menggantikan Susu Instan

Ditengah situasi harga susu yang terus melonjak di tanah air, para ibu harus memutar otaknya agar tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka. Karena harga kedelai melonjak tinggi, akhirnya susu kedelaipun menjadi mahal. Lalu apa yang dapat dilakukan para ibu rumah tangga untuk menyelamatkan anak-anak mereka dari bahaya kurang susu ?. Salah satu yang sudah sejak lama digunakan oleh orang-orang tua dulu adalah dengan menggunakan air tajin atau air bekas rebusan beras, cerita selengkapnya dapat anda baca DISINI dan jangan lupa KLIK DISINI juga.

8 Tanggapan

  1. lo gw end

  2. bisa saja,soalnya zat-zat penting yang terkandung di dalam beras tu kan dah dalam air tajin itu,sebgai penggemuk aja bisa,so kandungan air tajin sudah cukup sebagai alternatif pengganti air susu.

  3. saya minta gambar ibu yang lagi menyusui

  4. Bisa saja. Kan orang dulu juga kagak kenal dengan susu formula, tapi memiliki fisik yang sehat dan prima. Mereka juga jauh dari penyakit yang aneh-aneh. Tapi syaratnya air nya tidak tercemar dan berasnya juga harus terhindar dari bakteri.

    ::betul pak ..saat ini hampir semua makanan dioplos sama bahan kimia baik yang aman ataupun yang tidak aman (mengetahuinya kan harus lewat laboratorium dulu..yang awam ya ikut apa yang tertulis dilabel saja)

  5. @Advokat Listiana
    Betul……tetapi jika tidak ada pilihan lain karena keterbatasan uang, pemberian air tajin setidaknya membantu asupan gizi sang bayi.

  6. Nggak bisa dong… air Tajin kan dari beras🙂

    • emang beras bukan untuk dimakan??
      mikiirr!!!

    • tolol!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: